Rabu, 08 Januari 2014

6
JANGAN MEMBIARKAN DIRI SENDIRI DIPENGARUHI ORANG LAIN ATAU DIOMBANG AMBINGKAN OLEH SARAN / SUGESTI
 Dalam kehidupan sehari hari kita sebagai manusia sebenarnya setiap waktu tak dapat luput dari pengaruh-pengaruh disekitar kita,pengaruh ini datangnya dari saran-saran /sugesti yang memasuki wilayah pikiran kita lalu menjadi kesan.Kesan ini bekerja juga mempengaruhi jiwa dan apabila jiwa telah terpengaruh maka akibatnya badan juga menjadi terpengaruh.
 Orang yang lemah kemauannya dan selalu berpikir negatif akan lemah pula jiwanya, orang yang lemah jiwanya akan mudah pula dipengaruhi oleh saran-saran sebaliknya orang yang keras kemauannya dan selalu berpikir positif  jiwanya akan menjadi kuat dan tidak mudah dipengaruhi dan diombang ambingkan oleh saran/sugesti. Saran-saran atau sugesti yang dapat mempengaruhi jiwa seseorang dengan melalui 2( dua )jalan yaitu :
Ø  a. Lewat panca indera kita
Ø  b. Langsung kepada pikiran
         
 Seperti telah diterangkan bahwa saran atau sugesti berarti sesuatu yang mengesankan atau dengan perkataan lain suatu yang menarik perhatian, menggerakkan pikiran,merangsang pancaindra atau nafsu. Saran dibagi dalam 4 keadaan yaitu :
Ø   1. Saran lisan/suara
Ø   2. Saran gerak/perbuatan
Ø   3. Saran wujud/keadaan
Ø   4.  Saran pikiran/mental
 Diantara keempat macam saran tersebut hanya saran pikiran/mental saja yang dapat langsung kejiwa tanpa melewati panca indra lagi. Sedangkan saran lisan gerak dan wujud  melalui panca indra lalu panca indra meneruskan kepada pikiran.
                       Pengaruh dari saran adakalanya sifatnya  lemah dan sederhana sehingga tak memberikan bekas atau kesan yang dalam kepada jiwa,tetapi sebaliknya ada juga kesan yang kuat dan tajam sehingga dapat memberikan bekas/kesan kepada jiwanya seperti diketahui bahwa pengaruh hipnotis terjadi kerena saran saran juga.
Pembicaraan yang kita dengar setiap hari sehingga kita mendapatkan kesan ataupun suara suara lagu yang merdu sehingga menghibur hati kita atau lagu lagu mars yang membangkit semangat, suara bedug yang  menandakan waktu sembahyang atau bunyi lonceng gereja yang memberikan isyarat kebaktian dimulai, suara tangis yang memilukan hati dsb adalah merupakan saran yang dapat mempengaruhi  pikiran melewati indera telinga kita.
Selain daripada itu apabila kita melihat sesuatu yang kotor menjijikkan maka pikiran kita akan terpengaruh pula sehingga perasaan perut kita akan menjadi  mual dan mungkin bisa muntah atau kita melihat makanan yang enak enak kitapun lalu terangsang dan perutpun menjadi lapar dan air liur terus membasahi kerongkongan kita, begitu juga ketika melihat wanita paras cantik / ayu maka hati kita menjadi terpesona. Kesemua itu merupakan saran saran melalui indera mata yang disebut sebagai saran wujud / keadaan.
                        Selanjutnya apabila lantaran gerak gerik perbuatan seseorang pikiran kita menjadi tertarik, terharu, marah, benci, suka duka, tertawa dan menangis  maka gerak gerik atau perbuatan itu menjadikan pula suatu saran yang dinamakan saran gerak / perbuatan. Sebagai contoh kerena sikap dan perbuatan si A yang simpatik maka lalu kita tertarik dan memujinya, dan oleh sebab perbuatan si B  yang tak pantas maka lantas kita merasa jengkel, marah dan benci kepadanya. Kita menjadi sedih lantaran melihat orang yang ditimpa kemalangan  atau melihat  perilaku sandiwara atau film yang memperlihatkan peranan dramatis yang memilukan hati malah kita kadang sampai mencucurkan air mata, sebaliknya lantas kita menjadi gembira  pada saat mereka mempertunjukkan cerita komedi atau hiburan. Di lain waktu kita dapat tertawa terbahak bahak lantaran gerak gerik pelawak yang lucu dan mengocok perut kita.
Lebih jauh baunya parfum yang wangi menyegarkan, bau busuk yang memuakkan atau bau obat bius yang membikin kita menjadi ngantuk semua itu menjadi saran keadaan  yang dapat mempengaruhi  jiwa kita melalui indera hidung.
 Contoh lain daripada saran keadaan ini dapat kita rasakan  apabila kita melalui sepotong papan diatas tanah yang datar tentu kita dapat melaluinya dengan mudah dan tak terasa sesuatu apapun yang mempengaruhi pikiran kita,akan tetapi apabila papan tersebut diletakkan diantara dua bukit yang curam mengapa kita tidak dapat melaluinya  semudah seperti kita melakukan diatas tanah yang datar ?? Bukankah sama sama sepotong papan,kenapa ditempat yang curam perasan kita menjadi takut dan ngeri. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa kita telah kena sugesti/ saran  oleh keadaan ditempat itu sehingga pikiran kita terpengaruhinya.
Pada prinsipnya didalam dunia ini saranlah yang memegang peranan penting  dalam hal ikhwal manusia dan bekerja mempengaruhi  jalan pikiran dan  perkembangan jiwa  dengan sifat sifatnya. Saran yang menyebabkan jual beli terjadi dan lantaran saran pula terjadi percintaan,permusuhan,peperangan atau perdamaian.
Jadi siapakah gerangan lagi yang dapat menghindarkan dirinya dari pengaru-pengaruh saran tentu tak seorangpun,akan tetapi diantara manusia ada yang kuat jiwanya  yang dapat mengatasi berbagai macam saran yang merugikan dirinya dan adapula yang lemah jiwanya  sehingga dengan mudah  saran saran itu mempermainkan dan mengombang-ambingkan  pikirannya.
Bagi siapa yang menginginkan kekuatan jiwa haruslah ia membatasi dirinya dari berbagai pengaruh saran yang merugikan pribadinya dan hendaknya jangan membiasakan dirinya untuk  mudah dipengaruhi orang lain.
 Apabila ada suatu pendapat dari orang lain yang tidak cocok dengan pendapat diri sendiri janganlah hendaknya dituruti saja pendapat itu dengan menyisihkan pendapat sendiri, akan tetapi apabila ada semacam buah pikiran yang menurut keputusan anda yang terakhir  baik untuk dikerjakan alangkah baiknya anda turuti saja pendapat itu dan berkatalah anda pada diri anda sendiri  bahwa bukankah anda menuruti pendapat orang lain itu lantaran jiwa anda telah perpengaruh kepadanya,tetapi lantaran pendapat itu sesuai dan cocok dengan pendirian anda sendiri setelah anda pikirkan matang-matang.
Siapa yang dalam hidupnya selalu menuruti pendapat dan perintah orang lain yang bertentangan dengan pendapatnya sendiri pada akhirnya tentu akan mendatangkan kelemahan bagi kemauannya dan lambat laun  dia tidak akan mempercayai dirinya  sendiri dan bukankah jiwanya akan menjadi lemah.
 Sungguhpun demikian anda harus selalu mendengarkan nasehat dari orang lain yag lebih bijaksana dan lebih banyak pengetahuannya daripada anda, kemudian anda pertimbangkan dari sudut pandang anda sendiri, ini bukan berati anda kena pengaruh tetapi ini adalah suatu kebijaksanaan.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar