6
JANGAN MEMBIARKAN DIRI SENDIRI DIPENGARUHI
ORANG LAIN ATAU DIOMBANG AMBINGKAN OLEH SARAN / SUGESTI
Dalam kehidupan sehari hari kita
sebagai manusia sebenarnya setiap waktu tak dapat luput dari pengaruh-pengaruh
disekitar kita,pengaruh ini datangnya dari saran-saran /sugesti yang memasuki
wilayah pikiran kita lalu menjadi kesan.Kesan ini bekerja juga mempengaruhi
jiwa dan apabila jiwa telah terpengaruh maka akibatnya badan juga menjadi
terpengaruh.
Orang yang lemah kemauannya dan
selalu berpikir negatif akan lemah pula jiwanya, orang yang lemah jiwanya akan
mudah pula dipengaruhi oleh saran-saran sebaliknya orang yang keras kemauannya
dan selalu berpikir positif jiwanya akan
menjadi kuat dan tidak mudah dipengaruhi dan diombang ambingkan oleh saran/sugesti.
Saran-saran atau sugesti yang dapat mempengaruhi jiwa seseorang dengan melalui
2( dua )jalan yaitu :
Ø a. Lewat panca indera kita
Ø b. Langsung kepada pikiran
Seperti telah diterangkan bahwa
saran atau sugesti berarti sesuatu yang mengesankan atau dengan perkataan lain
suatu yang menarik perhatian, menggerakkan pikiran,merangsang pancaindra atau
nafsu. Saran dibagi dalam 4 keadaan yaitu :
Ø 1. Saran
lisan/suara
Ø 2. Saran
gerak/perbuatan
Ø 3. Saran
wujud/keadaan
Ø 4. Saran pikiran/mental
Diantara keempat macam saran
tersebut hanya saran pikiran/mental saja yang dapat langsung kejiwa tanpa
melewati panca indra lagi. Sedangkan saran lisan gerak dan wujud melalui panca indra lalu panca indra
meneruskan kepada pikiran.
Pengaruh dari saran adakalanya sifatnya lemah dan sederhana sehingga tak memberikan
bekas atau kesan yang dalam kepada jiwa,tetapi sebaliknya ada juga kesan yang
kuat dan tajam sehingga dapat memberikan bekas/kesan kepada jiwanya seperti
diketahui bahwa pengaruh hipnotis terjadi kerena saran saran juga.
Pembicaraan yang kita dengar setiap hari sehingga kita mendapatkan kesan
ataupun suara suara lagu yang merdu sehingga menghibur hati kita atau lagu lagu
mars yang membangkit semangat, suara bedug yang menandakan waktu sembahyang atau bunyi lonceng
gereja yang memberikan isyarat kebaktian dimulai, suara tangis yang memilukan
hati dsb adalah merupakan saran yang dapat mempengaruhi pikiran melewati indera telinga kita.
Selain daripada itu apabila kita melihat sesuatu yang kotor menjijikkan
maka pikiran kita akan terpengaruh pula sehingga perasaan perut kita akan
menjadi mual dan mungkin bisa muntah
atau kita melihat makanan yang enak enak kitapun lalu terangsang dan perutpun
menjadi lapar dan air liur terus membasahi kerongkongan kita, begitu juga
ketika melihat wanita paras cantik / ayu maka hati kita menjadi terpesona.
Kesemua itu merupakan saran saran melalui indera mata yang disebut sebagai
saran wujud / keadaan.
Selanjutnya apabila lantaran gerak gerik perbuatan seseorang pikiran
kita menjadi tertarik, terharu, marah, benci, suka duka, tertawa dan
menangis maka gerak gerik atau perbuatan
itu menjadikan pula suatu saran yang dinamakan saran gerak / perbuatan. Sebagai
contoh kerena sikap dan perbuatan si A yang simpatik maka lalu kita tertarik
dan memujinya, dan oleh sebab perbuatan si B
yang tak pantas maka lantas kita merasa jengkel, marah dan benci
kepadanya. Kita menjadi sedih lantaran melihat orang yang ditimpa kemalangan atau melihat
perilaku sandiwara atau film yang memperlihatkan peranan dramatis yang
memilukan hati malah kita kadang sampai mencucurkan air mata, sebaliknya lantas
kita menjadi gembira pada saat mereka
mempertunjukkan cerita komedi atau hiburan. Di lain waktu kita dapat tertawa
terbahak bahak lantaran gerak gerik pelawak yang lucu dan mengocok perut kita.
Lebih jauh baunya parfum yang wangi menyegarkan, bau busuk yang memuakkan
atau bau obat bius yang membikin kita menjadi ngantuk semua itu menjadi saran
keadaan yang dapat mempengaruhi jiwa kita melalui indera hidung.
Contoh lain daripada saran keadaan
ini dapat kita rasakan apabila kita
melalui sepotong papan diatas tanah yang datar tentu kita dapat melaluinya
dengan mudah dan tak terasa sesuatu apapun yang mempengaruhi pikiran kita,akan
tetapi apabila papan tersebut diletakkan diantara dua bukit yang curam mengapa
kita tidak dapat melaluinya semudah
seperti kita melakukan diatas tanah yang datar ?? Bukankah sama sama sepotong
papan,kenapa ditempat yang curam perasan kita menjadi takut dan ngeri. Hal ini
menunjukkan kepada kita bahwa kita telah kena sugesti/ saran oleh keadaan ditempat itu sehingga pikiran
kita terpengaruhinya.
Pada prinsipnya didalam dunia ini saranlah yang memegang peranan
penting dalam hal ikhwal manusia dan
bekerja mempengaruhi jalan pikiran dan perkembangan jiwa dengan sifat sifatnya. Saran yang menyebabkan
jual beli terjadi dan lantaran saran pula terjadi
percintaan,permusuhan,peperangan atau perdamaian.
Jadi siapakah gerangan lagi yang dapat menghindarkan dirinya dari
pengaru-pengaruh saran tentu tak seorangpun,akan tetapi diantara manusia ada
yang kuat jiwanya yang dapat mengatasi
berbagai macam saran yang merugikan dirinya dan adapula yang lemah jiwanya sehingga dengan mudah saran saran itu mempermainkan dan
mengombang-ambingkan pikirannya.
Bagi siapa yang menginginkan kekuatan jiwa haruslah ia membatasi dirinya
dari berbagai pengaruh saran yang merugikan pribadinya dan hendaknya jangan
membiasakan dirinya untuk mudah
dipengaruhi orang lain.
Apabila ada suatu pendapat dari
orang lain yang tidak cocok dengan pendapat diri sendiri janganlah hendaknya
dituruti saja pendapat itu dengan menyisihkan pendapat sendiri, akan tetapi
apabila ada semacam buah pikiran yang menurut keputusan anda yang terakhir baik untuk dikerjakan alangkah baiknya anda
turuti saja pendapat itu dan berkatalah anda pada diri anda sendiri bahwa bukankah anda menuruti pendapat orang
lain itu lantaran jiwa anda telah perpengaruh kepadanya,tetapi lantaran
pendapat itu sesuai dan cocok dengan pendirian anda sendiri setelah anda
pikirkan matang-matang.
Siapa yang dalam hidupnya selalu menuruti pendapat dan perintah orang lain
yang bertentangan dengan pendapatnya sendiri pada akhirnya tentu akan
mendatangkan kelemahan bagi kemauannya dan lambat laun dia tidak akan mempercayai dirinya sendiri dan bukankah jiwanya akan menjadi
lemah.
Sungguhpun demikian anda harus
selalu mendengarkan nasehat dari orang lain yag lebih bijaksana dan lebih
banyak pengetahuannya daripada anda, kemudian anda pertimbangkan dari sudut
pandang anda sendiri, ini bukan berati anda kena pengaruh tetapi ini adalah
suatu kebijaksanaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar