Rabu, 08 Januari 2014

14
DENGAN JALAN MELATIH PIKIRAN , MATA DAN KEMAUAN
                   
                    Pikiran manusia dalam keadaan sadar setiap menitnya berubah-ubah sebagai hasil rangsangan {sensasi} panca inderanya atau yang timbul dari ingatan,keinginan,kesan-kesan. Perubahan ini terus berlangsung dari menit ke menit  hingga saat tertidur .
                   Pikiran yang selalu berubah-ubah  tidak akan menimbulkan suatau tenaga kekuatan jiwa yang kuat,apabila pikiran itu dikumpulkan { dibulatkan dan ditujukan kepada suatu jurusan  yang tidak melenceng ke hal-hal lain } maka pikiran yang demikian  akan mempunyai suatu tenaga yang hebat yang memancarkan getaran bergelombang menuju sasaran pemikirannya / obyek yang dipikirkan.
                   Apabila pikiran yang dipusatkan itu dikuatkan dengan kemauan atau perintah maka arus gelombang getarannya akan lebih keras  lagi kerjanya, sehingga apabila obyek pemikiran adalah orang / jiwa yang sedang dalam keadaan pasif maka secara telepatis akan terkena oleh pengaruh dari orang yang melakukannya   baik disengaja atau tidak .
                    Prof. Elisa gray pernah menerangkan bahwa pikiran manusia memancarkan gelombang suara yang tidak dapat didengar oleh telinga dan gelombang warna yang tidak nampak oleh mata sebanyak miliaran getaran.
                    Otak manusia menjadi wadah dari pikiran  adalah semacam stasiun  pesawat pemancar yang bekerja secara elektro otomatis yang amat gaib dimana menurut catatan  ilmiah mempunyai miliaran sel sel yang bekerja secara otomatis mencatat segala kesan-kesan  sejak manusia itu dilahirkan  sampai meninggal. Sedangkan gelombang-gelombang  elektronis yang dibawa oleh arus pemikiran secara eteris psikis mempunyai daya kecepatan jutaan kilometer per detik.
                     Alangkah hebatnya pikiran yang dimiliki oleh otak kita  alangkah dahsyatnya kalau tenaga itu  itu dibangkitkan dan dipergunakan . Selain demikian gelombang pikiran tersusun daripada bion-bion yang bergerak  bebas di 4 ruang / dimensi ,sifatnyapun berjasad,berakal,bijaksana dan berperasaan .
                  Sebagaimana juga  anggota badan  yang lain yang membutuhkan  latihan seperti panca indera,otot, tulang-tulang dan urat-urat  supaya menjadi lebih kuat  lebih dari itu pikiranpun membutuhkan latihan juga. Apabila pikiran dilatih  menurut cara-cara tertentu pasti akan terbangun pula kekuatan energi yang amat dahsyat  dan menjadi suatu tenaga yang sakti dan menajubkan.
                  Adapaun cara melatih pikiran yaitu dengan melakukan konsentrasi / pemusatan pikiran 2 macam cara yang pokok yaitu konsentrasi aktif dan pasif.

KEKUATAN PANDANGAN MATA   
                 
                 Sebagaimana diketahui bahwa mata adalah salah satu dari lima indera  yang paling kuat untuk memberikan pengaruh dalam pergaulan . Dalam magnetisme kekutan pandangan mata sangat berguna  sebagai salah satu  alat penyalur gelombang magnetisme pribadi. Apabila mata kita  dilatih dengan baik pada akhirnya  timbul suatu keajaiban dari sorotan sinarnya dan dengan demikian  akan memudahkan bagi anda untuk mempengaruhi orang lain yang dituju dengan kekuatan pandangan  mata yang ajaib bahkan binatangpun akan terpengaruh.
                            Mungkin anda pernah melihat komedi kuda / sirkus  bagaimana binatang buas seperti macan,beruang,gajah dapat ditundukkan oleh pelatih sirkus  antara lain dengan pandangan matanya sebagai alat menghadapi yang utama. Walaupun binatang kucing,anjing,macan,ular kobra  mempunyai pandangan yang maghnetis  yang dapat menaklukkan mangsanya  namun mereka masih tidak berdaya bila berhadapan dengan pandangan mata manusia yang terlatih kuat dan ajaib.. Memang  manusia telah dianugerahi  Allah  kelebihan –kelebihan dari makluk lainya  didunia ini sebab manusia menurut kodratnya baik susunan jasmani maupun rohaninya  lebih sempurna dari makluk manapun yang menghuni muka bumi ini.
Dibawah ini akan kami kisahkan  kepada anda sebuah cerita tentang kegaiban  pengaruh pandangan mata yang kami kutip dari buku yang berjudul Pribadi  yang dikarang oleh Dr.Buya hamka.
Pada abad yang lalu dinegara libanon  ada seorang amir /gubernur bernama amr Basyar Asyihabi yang termashur karena keberanian dan kesanggupan yang luar biasa dalam menghadapi hal-hal yang sangat berbahaya . Libanon pada waktu itu adalah salah satu daerah dibawah taklukkan kerajaan Turki yang berpusat di Istambul.
Suatu ketika terjadi kemelut / krisis politik sehingga amir tadi dipanggil ke Istambul menghadap sultan Turki yang telah mempersiapkan suatu rencana untuk memecat dan mengasingkan Amir libanon itu. Alkisah datanglah Amir Asyihabi menghadap perdana menteri  kerajaan Turki yang bernama Assrul A`zhom yang terkenal kebencian dan kemarahannya pada Amir tersebut.
Ketika sampai istana masuklah Amir  dengan langkah teratur,tangkas dan penuh semangat raut muka Amir yang sudah tua itu melambangkan keteguhan hati dan keberanian dihiasi oleh jenggot putih yang panjang. Dengan sinar matanya yang tajam dan menakutkan ditataplah orang-orang dimajelis itu satu persatu bagaikan sinar gaib yang bergelombang memancar dari kedua mata Amir yang bersinar itu maka orang-orang yang berada dalam majelis tersebut  menjadi gugup dan satu persatu berangkat dari tempat duduk mereka seraya menundukkan kepala mereka tanda penghormatan.
Akhirnya perdana menteri Turki Assrul A`zhom yang terkenal kebencian dan kemarahannya pada Amir tersebut  ketika terkena pengaruh pandangan matanya menjadi gugup dan dengan langkah berat seolah terpaksa berangkatlah sang PM tersebut meninggalkan kursinya menuju kearah Amir dan menjabat tangan gubernur libanon itu.
Padahal sebelum kedatangan Amir tersebut telah mufakat untuk tidak memberikan sambutan kepadanya malah diperintahkan oleh PM  agar mereka bersikap dingin dan mengejek,masing-masing harus melaksanakan pekerjaan tersebut secara acuh tak acuh dengan maksud agar  Amir tersebut merasa tak patut dihormati dan dihargai.
Keesokan harinya sebelum kedatangan Amir kembali ke istana PM Turki sang PM menginstruksikan kepada bawahannya agar tidak seorangpun dari majelisnya yang boleh berdiri memberi hormat.
Setelah Amir datang maka dipanggilah sang PM  dengan matanya yang bersinar ajaib itu, Sehingga sang PM menjadi gugup lagi seperti hari kemarin dengan tanpa disadarinya iapun bangun dari tempat duduknya  dan berdiri memberi penghormatan kepada Amir tersebut.
Demikian yang diceritakan oleh DR.Buya Hamka dalam bukunya yang berjudul Pribadi, Beginilah kekuasaan pengaruh dari kekuatan pandangan mata  yang terlatih yang dijalankan oleh Amir / gubernur libanon itu.Ini suatu kenyataan. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar