11
KERAS HATI DAN RAJIN BEKERJA DALAM
MELAKSANAKAN TUJUAN DAN CITA-CITA
Kekerasan hati dan kerajinan dalam mewujudkan cita-cita amatlah
penting bagi orang-orang yang hendak
menjadi ahli maghnetisme yang baik. Tanpa syarat itu pasti akan menemui
kepetusasaan ditengah jalan dan bisa dipastikan tak mungkin menjadi Maghnetizer yang kuat dalam arti yang
sebenarnya.
Tak mungkin suatu kemenangan
yang bisa dicapai tanpa pengorbanan dan tak ada cita-cita yang dapat diraih
tanpa jerih payah dan perjuangan..Sifat malas dan tuntutan keenakan bagi
jasmani manusia yang menjadi salah satu perintang terbesar bagi kemajuan
manusia,sedangkan sifat mudah putus asa adalah ibarat pedang yang tajam siap
memenggal batang leher cita-cita.
Dalam menuntut ilmu maghnetisme dan kesaktian kekerasan hati sangat
diperlukan menjadi salah satu syarat mutlak.Jangan mundur walau hanya setapak, lekas bosan atau
mudah putus asa bila sewaktu-waktu dalam
praktek dan latihan mengalami kegagalan , jika sekali tidak berhasil hendaklah
anda ulangi lagi hingga berhasil.Percayalah anda dengan rahmat dan izin Allah
Yang Maha kuasa,pasti pada akhirnya akan berhasil.
Memang tak
ada orang yang mengejar suatu cita-cita
yang mulia yang tak menemui
kesulitan,ingat sejarah orang-orang besar dimana dalam mewujudkan cita-citanya
terlebih dahulu menemui kesukaran dan kegagalan tetapi pada akhirnya mereka
mencapai tujuannya.
Thomas Alva
Edison misalnya setelah ribuan kali mencoba dan gagal tetapi terus mencobanya
lagi dengan kekerasan hati dan kemauannya akhirnya dapat berhasil menciptakan
lampu pijar listrik yang sampai sekarang menerangi seluruh penjuru dunia.
Apabila anda
kata tuan Wright dan sepupunya lantas berputus asa karena ejekan orang banyak
terhadap usaha dan cita-cita dalam menciptakan pesawat terbang tentu sampai
sekarang beliau-beliau tak tercatat dalam sejarah penerbangan sebagai orang pertama yang menciptakan
pesawat terbang yang dewasa ini menderu dan membelah angkasa.
Dalam
perjuangan anda menjadi seorang ahli Maghnetisme yang baik tentu tak luput dari
kesukaran dan kesulitan yang merintangi cita-cita anda.Selain daripada
gangguan-gangguan yang mungkin anda
alami dalam latihan dan praktek sudah tak mustahil ada gangguan
lain yang mungkin datangnya dari orang-orang yang merasa
iri hati kepada anda.orang orang semacan ini berfikiran sempit dan tidak
progresif,pepatah islam mengatakan “ Manusia
selalu menjadi musuh apa yang tak mereka
ketahui.
Dari mereka ada yang
mentertawakan , mengejek dan mencemooh anda khususnya disaat anda mengalami
kegagalan tetapi janganlah anda
pedulikan dan tidak patut untuk dilayani. Bekerja terus dengan giat dengan
semangat pantang mundur kelak pada akhirnya mereka akan berbalik mengagumi
anda.
Apabila
perumpamaan pada binatang monyet apabila monyet dilihat manusia maka ia akan
mengolok olok dan mengejek melalui cara
mencibirkan mulutnya dan membelalakkan
matanya serta mengoyang-goyangkan ekornya,tetapi
karena monyet tidak berakal tentu
manusia hanya membalas dengan senyuman dan tidak marah padanya.
Dengan
cara beginilah kita membalas hinaan dan ejekan dari orang-orang yang picik pikirannya kepada kita, Pandanglah
orang-orang yang mengejek dan menghina
kita sama halnya dengan tingkah laku
monyet yang tak berakal itu dan kemudian jauhilah mereka sambil terus berjuang
melaksanakan cita-cita anda.
Orang-orang
yang rendah pengetahuannya dan berfikir
kolot tentu akan marah dan bereaksi terhadap kemajuan dunia yang jauh
meniggalkannya dan akan memusuhi apa apa yang belum diketahuinya.Andaikata
sesuatu itu telah diketahui tentu reaksi tadi
akan berubah menjadi aksi yang
sehaluan atau persaingan.
Ada
pepatah yang mengatakan “ Biarlah anjing menggonggong kafilah tetap berlalu “, Sekiranya anda mengalami
hal-hal seperti yang kami terangkan maka sebaiknya dalam hati kecil anda mengulangi menyebutkan
pepatah ini sambil terus memperjuangkan
cita-cita anda yang mulia dan luhur itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar