Rabu, 08 Januari 2014

16
DENGAN BERTAQWA KEPADA ALLAH SWT

Arti taqwa adalah takut kepada Allah dengan berbakti dan mengabdikan hidupnya kepadaNya. Takut adalah pangkal taat dengan kata lain taqwa berarti taat menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya, Perkataan taqwa hanya khusus terhadap Allah dan bukan kepada selain Allah.
Orang yang bertaqwa kepada Allah disebut Muttaqin atau Taqi dijamak Attaqia,taqwa adalah satu tingkat atau peningkatan lebih tinggi dari Iman seorang muslim kepada keesaan zat Allah, sehingga bersih jiwanya dari kejahatan nafsu-nafsu murka dan telah baik iman,jihat dan amal ibadahnya.
Taqwa adalah roh keyakinan kepada Allah sedang keyakinan adalah buah dari iman yang bersumber dari islam dan islam bersumber dari ihsan / kebaikan. Orang baik saja belum tentu seorang muslim tetapi seorang muslim huruslah menjadi seorang muhsin / orang yang baik, karena belumlah seorang dikatakan baik apabila  ia masih ingkar  akan mutlaknya keesaan Allah  dan masih terdapat kotoran syirik dan mempersekutukan Allah dengan makluk ciptaaNya.
Muslim  artinya menganut agama islam dan islam berarti  penyerahan diri  kepada Allah dan tunduk kepada peraturan-peraturannya. Islam adalah agama tauhid yang meng Esakan Allah  secara mutlak. Didalam proses graduasi/ tingkatannya  seorang muslim bisa meningkatkan keimanan dan keyakinannya menjdi seorang Mutaqi apabila meningkat lebih maju lagi didalam Torikot tasawuf sehingga mengenali ma`rifat Allah swt zat tunggal yang mutlak,keyakinan yang sudah mengkristal,mendarah daging, menafasinya bahkan mendenyuti jantung dan nadinya.
Dalam keadaan seperti itu muslim mutaqi dapat menikmati pancaran Zauq / cita rasa ilallahi yang tiada taranya serta terpadu dengan Nur / cahaya Maha Kearif bijaksana  dan kesadaran jagat raya Alam Rabani yang bernama Qolam sehingga tiada lagi waktu yang mengikat dan ruang yang membatasi .
Setelah tingkat ini dicapai seorang muslim mutaqi masih dapat meningkat lagi kepada tingkatan yang lebih tinggi yaitu tingkatan Muhlisin dan selanjutnya Muqorobin. Mengenai masalah ini baiklah kita membatasi sampai disini. Insya Allah akan kami bahas dalam buku yang lain.
Mungkin anda bertanya mengapa soal taqwa kepada Allah  masuk dalam pelajaran Maghnetisme pribadi dan penyembuhan,akan kami jawab sebagai berikut. : Seperti anda ketahui bahwa maghnetisme adalah ilmu yang mempelajari soal-soal yang berkaitan dengan jiwa dan roh manusia dan jiwa itu relatif / nisbi dengan pangkalnya yaitu zat maha jiwa  atau zat Allah yang maha esa.
Maghnetisme pribadi  hanya dapat diperoleh  apabila jiwa itu  kuat  dan jiwa akan menjadi kuat apabila berhubungan dengan pangkalnya. Pangkal jiwa manusia  adalah Allah ,Maha roh , maha energi , sumber segala gerak-daya dan tenaga, yang menghayati seluruh jiwa  seluruh atom bebas dan benda seluruh alam semesta dan segala kenyataan yang ada.
Jiwa yang kuat haruslah bersih dan jiwa yang bersih pasti kuat, Hanya pada jiwa yang bersih kekuatan maghnetisme pribadi dengan metaenerginya dapat tumbuh dan berkembang  pesat dengan cepat. Oleh karena Zat Yang Maha Esa yang menjadi pangkal asasi yang bersifat  maha suci maka untuk mendapatkan pancaran kekuasaanNya kita harus suci pula / jenis sesuai dengan jenis.
Bukankah untuk mendekati dan mendapatkan sesuatu yang kita hayati dari pihak tertentu maka kita harus mendekati sifat-sifatnya, Bukankah untuk  mendapatkan cinta yang suci kita harus memberikan cintanya yang suci pula.
Sebaliknya jiwa yang kotor dan syirik serta maksiat sudah pasti tidak dapat mengembangkan  kekuatan maghnetisme pribadi yang kuat dan sejati sebab tidak berhubungan dan tidak mendapatkan pancaran super metaenergi  dari zat Yang Maha Esa  lantaran yang kotor selamanya tidak dapat bersepakat dan berdampingan dengan yang  bersih , yang jahat dengan yang baik , yang kotor dan jahat tentu dapat berafiliasi  dengan yang kotor dan jahat  sedangkan yang bersih dan baik dengan yang bersih dan baik pula.
Jiwa yang kotor dan jahat akan berafiliasi dengan setan iblis terkutuk yang menjadi sumbernya, sedangkan yang bersih dan baik dengan Tuhan. Memang setan juga dapat membuat manusia dengan kehendak Allah menjadi sakti sebab setan dilengkapi  dengan berbagai kesaktian didalam melancarkan operasinya terhadap musuh utamanya yaitu manusia dan bersarang didalam jiwa yang kotor dan jahat . Lantaran mempunyai kegemaran yang spesifik yaitu kejahatan.
Kesaktian yang berasal  jiwa yang kotor dan jahat bersumber dari setan dan iblis yang menjadi pangkalnya kesaktian semcam itu disebut Black Magic.
Sebagaimana diketahui banyak cara yang dipakai orang  untuk mendapatkan kesaktian yang dipergunakan  untuk mencapai tujuan-tujuannya  sesuai hasrat hatinya , ada yang mempekerjakan tenaga jiwanya dengan memanjatkan kepada kehadirat Yang Yang Maha Esa, itu yang benar. Tetapi ada pula kepada setan-setan ,hantu,jin,dewa,manusia yang dikultus Tuhankan , roh-roh orang mati,berhala-berhala ,patung ,matahari,rembulan,gunung,sungai pohon,binatang atau tempat yang dianggap suci dan keramat,jimat,hewan dll.
Kesemuanya bisa berhasil bila dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh kepercayaan serta keyakinan kepadanya. Cara yang demikian disebut Istrijat yang berarti memanjatan jadi beristrijat kepada Allah atau kepada yang bukan Allah, beristrijat kepada Allah adalah yang benar sedang kepada yang selainNya adalah salah. Setiap istrijat yang dilakukan kepada selain Allah akan berpangkal kepada setan.
Agama islam sebagai agama tauhid melarang pemeluknya untuk beristrijat kepada selain Allah kerena dapat menyebabkan musrik yang merupakan salah satu dosa yang tidak terampuni oleh Allah. Yang diperbolehkan adalah Tabaruq yaitu mencari berkah misalnya pada ayat suci Al-Qur`an ,Asmaulloh,tempat-tempat suci islam orang soleh,mutaqin,muhlisin,muqorobin dsb.
Tak dapat disangkal bahwa kekuatan yang paling sakti dan sejati tidak terkalahkan oleh segala kesaktian macam apapun adalah kekuatan sakti yang berpangkal kepada zat Allah swt yang maha suci dan maha sakti hasil dari Riadhoh / melatih tenaga jiwa dengan bertaqwa dan beristrijat langsung kepadaNya. Itulah yang paling baik dan tepat untuk dituntut dan dimiliki oleh para ahli maghnetisme selainnya adalah palsu dan tipuan belaka  serta bersifat sementara  dan  tidak memberikan keuntungan yang kekal bagi pemilik maupun peminatnya dan pada akhirnya akan menyiksa serta membawa kehancuran bagi pribadinya sendiri, Setelah itu mati akan kembali jiwanya yang kotor dan jahat itu keharibaan setan yang menjadi majikannya  untuk kemudian menjadi anak buahnya . Itulah arti taqwa bagi anda dalam mempelajari maghnetisme.
Dalam pelajaran berikut kami terangkan teori dan praktek maghnetisme tehnik, cara memakai dan menyalurkan gelombang tenaga yang sakti untuk tujuan pengobatan atau yang biasa disebut Maghnetisme penyembuhan  dan selanjutnya bermanfaat bagi kesejahteraan pribadi anda dan masyarakat.
Perlu diketahui bahwa latihan-latihan yang kami terangkan kepada anda dalam pelajaran ini bukan semata mata  menjadi syarat  mutlak bagi anda untuk bisa memakai  kekuatan maghnetisme yang unsur-unsurnya telah ada pada diri anda sendiri, Apalagi jika anda memiliki bakat maghnetisme yang ada sejak lahir  tinggal membina,mengembangkan  dan memperkuatnya. Jadi meskipun seandainya tanpa anda melakukan latihan apapun anda bisa mempraktekan maghnetisme walaupun ala kadarnya seperti dalam hal pengobatan dsb  akan tetapi alangkah baiknya bila anda menjadi ahli maghnetisme yang terlatih, baik dan kuat..
‘’Maghnetisme untuk penyembuhan.. tunggu diblog berikutnya’’




Tidak ada komentar:

Posting Komentar