16
DENGAN BERTAQWA KEPADA ALLAH SWT
Arti taqwa adalah takut kepada Allah dengan berbakti dan
mengabdikan hidupnya kepadaNya. Takut adalah pangkal taat dengan kata lain
taqwa berarti taat menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya, Perkataan
taqwa hanya khusus terhadap Allah dan bukan kepada selain Allah.
Orang yang bertaqwa kepada Allah disebut Muttaqin atau
Taqi dijamak Attaqia,taqwa adalah satu tingkat atau peningkatan lebih tinggi
dari Iman seorang muslim kepada keesaan zat Allah, sehingga bersih jiwanya dari
kejahatan nafsu-nafsu murka dan telah baik iman,jihat dan amal ibadahnya.
Taqwa adalah roh keyakinan kepada Allah sedang keyakinan
adalah buah dari iman yang bersumber dari islam dan islam bersumber dari ihsan
/ kebaikan. Orang baik saja belum tentu seorang muslim tetapi seorang muslim
huruslah menjadi seorang muhsin / orang yang baik, karena belumlah seorang
dikatakan baik apabila ia masih
ingkar akan mutlaknya keesaan Allah dan masih terdapat kotoran syirik dan
mempersekutukan Allah dengan makluk ciptaaNya.
Muslim artinya
menganut agama islam dan islam berarti
penyerahan diri kepada Allah dan
tunduk kepada peraturan-peraturannya. Islam adalah agama tauhid yang meng Esakan
Allah secara mutlak. Didalam proses
graduasi/ tingkatannya seorang muslim
bisa meningkatkan keimanan dan keyakinannya menjdi seorang Mutaqi apabila meningkat
lebih maju lagi didalam Torikot tasawuf sehingga mengenali ma`rifat Allah swt
zat tunggal yang mutlak,keyakinan yang sudah mengkristal,mendarah daging, menafasinya
bahkan mendenyuti jantung dan nadinya.
Dalam keadaan seperti itu muslim mutaqi dapat menikmati
pancaran Zauq / cita rasa ilallahi yang tiada taranya serta terpadu dengan Nur
/ cahaya Maha Kearif bijaksana dan
kesadaran jagat raya Alam Rabani yang bernama Qolam sehingga tiada lagi waktu
yang mengikat dan ruang yang membatasi .
Setelah tingkat ini dicapai seorang muslim mutaqi masih
dapat meningkat lagi kepada tingkatan yang lebih tinggi yaitu tingkatan
Muhlisin dan selanjutnya Muqorobin. Mengenai masalah ini baiklah kita membatasi
sampai disini. Insya Allah akan kami bahas dalam buku yang lain.
Mungkin anda bertanya mengapa soal taqwa kepada
Allah masuk dalam pelajaran Maghnetisme
pribadi dan penyembuhan,akan kami jawab sebagai berikut. : Seperti anda ketahui
bahwa maghnetisme adalah ilmu yang mempelajari soal-soal yang berkaitan dengan
jiwa dan roh manusia dan jiwa itu relatif / nisbi dengan pangkalnya yaitu zat
maha jiwa atau zat Allah yang maha esa.
Maghnetisme pribadi
hanya dapat diperoleh apabila
jiwa itu kuat dan jiwa akan menjadi kuat apabila berhubungan
dengan pangkalnya. Pangkal jiwa manusia
adalah Allah ,Maha roh , maha energi , sumber segala gerak-daya dan
tenaga, yang menghayati seluruh jiwa
seluruh atom bebas dan benda seluruh alam semesta dan segala kenyataan
yang ada.
Jiwa yang kuat haruslah bersih dan jiwa yang bersih pasti
kuat, Hanya pada jiwa yang bersih kekuatan maghnetisme
pribadi dengan metaenerginya dapat tumbuh dan
berkembang pesat dengan cepat.
Oleh karena Zat Yang Maha Esa yang menjadi pangkal asasi yang bersifat maha suci maka untuk mendapatkan pancaran
kekuasaanNya kita harus suci pula / jenis sesuai dengan jenis.
Bukankah untuk mendekati dan mendapatkan sesuatu yang kita
hayati dari pihak tertentu maka kita harus mendekati sifat-sifatnya, Bukankah
untuk mendapatkan cinta yang suci kita
harus memberikan cintanya yang suci pula.
Sebaliknya jiwa yang kotor dan syirik serta
maksiat sudah pasti tidak dapat mengembangkan
kekuatan maghnetisme pribadi yang kuat dan sejati sebab tidak berhubungan dan tidak mendapatkan pancaran
super metaenergi dari zat Yang Maha
Esa lantaran yang kotor selamanya tidak
dapat bersepakat dan berdampingan dengan yang
bersih , yang jahat dengan yang baik , yang kotor dan jahat tentu dapat
berafiliasi dengan yang kotor dan
jahat sedangkan yang bersih dan baik
dengan yang bersih dan baik pula.
Jiwa yang kotor dan jahat akan berafiliasi
dengan setan iblis terkutuk yang menjadi sumbernya, sedangkan yang bersih dan
baik dengan Tuhan. Memang setan juga
dapat membuat manusia dengan kehendak Allah menjadi sakti sebab setan
dilengkapi dengan berbagai kesaktian
didalam melancarkan operasinya terhadap musuh utamanya yaitu manusia dan
bersarang didalam jiwa yang kotor dan jahat . Lantaran mempunyai kegemaran yang
spesifik yaitu kejahatan.
Kesaktian yang berasal jiwa yang kotor dan jahat bersumber dari
setan dan iblis yang menjadi pangkalnya kesaktian semcam itu disebut Black
Magic.
Sebagaimana diketahui banyak cara yang dipakai orang untuk mendapatkan kesaktian yang
dipergunakan untuk mencapai
tujuan-tujuannya sesuai hasrat hatinya ,
ada yang mempekerjakan tenaga jiwanya dengan memanjatkan kepada kehadirat Yang
Yang Maha Esa, itu yang benar. Tetapi ada pula kepada setan-setan
,hantu,jin,dewa,manusia yang dikultus Tuhankan , roh-roh orang
mati,berhala-berhala ,patung ,matahari,rembulan,gunung,sungai pohon,binatang
atau tempat yang dianggap suci dan keramat,jimat,hewan dll.
Kesemuanya bisa berhasil bila dilakukan dengan
sungguh-sungguh dan penuh kepercayaan serta keyakinan kepadanya. Cara yang
demikian disebut Istrijat yang berarti memanjatan jadi beristrijat kepada Allah
atau kepada yang bukan Allah, beristrijat kepada Allah adalah yang benar sedang
kepada yang selainNya adalah salah. Setiap istrijat yang dilakukan kepada
selain Allah akan berpangkal kepada setan.
Agama islam sebagai agama tauhid melarang
pemeluknya untuk beristrijat kepada selain Allah kerena dapat menyebabkan
musrik yang merupakan salah satu dosa yang tidak terampuni oleh Allah. Yang
diperbolehkan adalah Tabaruq yaitu mencari berkah misalnya pada ayat suci
Al-Qur`an ,Asmaulloh,tempat-tempat suci islam orang
soleh,mutaqin,muhlisin,muqorobin dsb.
Tak dapat disangkal bahwa kekuatan yang
paling sakti dan sejati tidak terkalahkan oleh segala kesaktian macam apapun
adalah kekuatan sakti yang berpangkal kepada zat Allah swt yang maha suci dan
maha sakti hasil dari Riadhoh / melatih tenaga jiwa dengan bertaqwa dan beristrijat
langsung kepadaNya. Itulah yang paling baik dan tepat untuk dituntut dan
dimiliki oleh para ahli maghnetisme selainnya adalah palsu dan tipuan
belaka serta
bersifat sementara dan tidak memberikan keuntungan yang kekal bagi
pemilik maupun peminatnya dan pada akhirnya akan menyiksa serta membawa
kehancuran bagi pribadinya sendiri, Setelah itu mati akan kembali jiwanya yang
kotor dan jahat itu keharibaan setan yang menjadi majikannya untuk kemudian menjadi anak buahnya . Itulah
arti taqwa bagi anda dalam mempelajari maghnetisme.
Dalam pelajaran berikut kami terangkan teori dan praktek
maghnetisme tehnik, cara memakai dan menyalurkan gelombang tenaga yang sakti
untuk tujuan pengobatan atau yang biasa disebut Maghnetisme penyembuhan dan selanjutnya bermanfaat bagi kesejahteraan
pribadi anda dan masyarakat.
Perlu diketahui bahwa latihan-latihan yang kami terangkan
kepada anda dalam pelajaran ini bukan semata mata menjadi syarat mutlak bagi anda untuk bisa memakai kekuatan maghnetisme yang unsur-unsurnya
telah ada pada diri anda sendiri, Apalagi jika anda memiliki bakat maghnetisme
yang ada sejak lahir tinggal
membina,mengembangkan dan memperkuatnya.
Jadi meskipun seandainya tanpa anda melakukan latihan apapun anda bisa
mempraktekan maghnetisme walaupun ala kadarnya seperti dalam hal pengobatan
dsb akan tetapi alangkah baiknya bila
anda menjadi ahli maghnetisme yang terlatih, baik dan kuat..
‘’Maghnetisme
untuk penyembuhan.. tunggu diblog berikutnya’’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar